RSS

korea

02 Agu

Hay teman-teman ^_^
Salam kenal yach….!!
Kali ini aku mau ngajak kalian semua mengenal bagaimana negara korea itu
Ayoo kita cari tau lebih lanjut ….
^_~

:+:~ KOREA ~:+:
Choson — Negeri Setenang Pagi Hari

:+: ~ Introduction ~ :+:

Korea merupakan salah satu negara berkembang di Asia. Korea dikenal sebagai “choson” yang artinya “negeri setenang pagi hari”. Tapi sejarah Korea yang penuh perang sangat berbeda dengan kata “choson” yang dikenal pada saat ini. Oleh karena itu, dibuatlah homepage ini yang akan menjelaskan hal-hal penting tentang Korea,dan budaya korea.
Tapi maaf yach kalau isinya gak lengkap n ada kurang-kurangnya sedikit….
Bagaimanapun juga, tidak ada gading yang tidak retak. Oleh karena itu, kritik dan saran dari para pembaca yang bersifat membangun akan dengan senang hati diterima dan di pertimbangkan.
Okay chingu???

:+: ~ Tentang Korea ~ :+:

Korea Selatan

Nama Asli
“Taehan Min’Guk”
Luas Wilayah
98.400 km²
Jumlah Penduduk
48.289.037
Bentuk Negara
Republik
Sistem Pemerintahan
Presidensial Terpusat
Kepala Negara
Presiden
Kepala Pemerintahan
Perdana Menteri
Ibukota
Seoul
Agama
Buddha, Chongogyoisme, Kristen
Bahasa Nasional
Korea
Mata Uang
Won
Lagu Kebangsaan
Aegukga

Korea Utara

Nama Asli
“Minchu Chui Immin Konghwa Guk”
Luas Wilayah
121.730 km²
Jumlah Penduduk
22.224.195
Bentuk Negara
Republik Komunis
Sistem Pemerintahan
Terpusat
Kepala Negara
Presiden
Kepala Pemerintahan
Perdana Menteri
Ibukota
Pyongyang
Agama
Semua Agama Ditindas
Bahasa Nasional
Korea
Mata Uang
Won
Lagu Kebangsaan
Achimun Pinnara

:+: ~ Keadaan Alam ~ :+:

Letak Korea
Letak Astronomis Korea
33˚06’40” LU sampai 43˚00’39” LU
124˚11’00” BT sampai 131˚52’42” BT
Letak Geografis
Di bagian Timur Laut benua Asia
Batas-Batas Negara
Utara — RRC
Selatan — Laut Cina Timur
Barat — Laut Kuning
Timur — Laut Jepang

Bentuk Alam
Hampir 70% daerah di Korea merupakan pegunungan, perbukitan , dan dataran tinggi. Dataran tinggi yang terkenal adalah Gaemagowon yang disebut “Roof of Korea” yang terletak di daerah sudut barat laut Korea . Pegunungan yang agak rendah dapat ditemukan di daerah selatan sedangkan daerah pegunungan yang lebih tinggi terdapat di daerah timur dan utara. Dataran rendah dan perairan sungai kebanyakan terletak di daerah barat dan selatan.
Pegunungan-pegunungan tinggi terletak sepanjang jalur pegunungan Taebaek yang terbentang dari utara menuju pantai timur Korea . Beberapa gunung tinggi di jalur pegunungan Taebaek antara lain Nangnimsan (2.014 m), Geumgangsan (1.638 m), Seoraksan (1.708 m), dan Taebaeksan (1.567 m). Ada juga jalur pegunungan Sobaek yang didalamnya terdapat gunung Jirisan (1.915 m).

Iklim dan Vegetasi
Ada empat musim di Korea , yaitu musim semi (pertengahan Maret – akhir bulan April), musim panas (Awal Mei – Agustus), musim gugur (September – Oktober), dan musim dingin (November – Awal Maret).
Temperatur rata-rata Korea adalah 10˚C – 16˚C dimana bulan terpanas jatuh pada bulan Agustus (19˚C – 27˚C) dan bulan terdingin jatuh pada bulan Januari (-8˚C – 7˚C). Curah hujan rata-rata adalah 1.300 mm per tahun di mana hujan paling sering turun pada musim panas.
Menurut studi dari C. B. Lee, ada kira-kira 190 famili, 1.079 genus, 3.130 species, 630 varietas, dan 310 bentuk tumbuhan di Korea. Dengan kata lain, ada lebih dari 4000 jenis tumbuhan yang tumbuh di Korea .

Beberapa Bunga Korea yang Khas

:+: ~ Keadaan Sosial Budaya ~ :+:

Sistem Kebudayaan

Budaya Perkawinan
Kebudayaan garis keluarga di Korea adalah berdasarkan atas sistem Patrilinial. Pria memegang peranan penting dalam kesejahteraan keluarkan dan diwajibkan untuk bekerja. Wanita diperbolehkan untuk bekerja hanya kalau diperbolehkan oleh suami atau jika hasil kerja suaminya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tugas utama wanita adalah untuk mengasuh anak dan menjaga rumah.
Budaya perkawinan Korea sangat menghormati kesetiaan. Para janda, walaupun jika suami mereka mati muda, tidak dizinkan menikah lagi dan harus mengabdikan hidupnya untuk melayani orang tua dari suaminya. Begitu juga yang terjadi pada seorang duda yang harus melayani orang tua dari istrinya walaupun istrinya tersebut mati muda.

Budaya dalam Hal Keturunan
Dalam budaya Korea , keturunan atau anak dianggap sebagai sebuah anugerah yang amat besar dari Tuhan. Oleh karena itu, setiap keluarga disarankan untuk memiliki paling tidak seorang keturunan. Oleh karena budaya yang amat menghormati anugerah Tuhan tersebut, aborsi yang bersifat sengaja akan diberikan hukuman yang amat berat secara adapt, yaitu hukuman mati kepada sang Ibu dan orang lain yang mungkin terlibat di dalamnya, seperti suaminya (jika suaminya yang memaksa), dokter (jika dokter yang memberikan sarana untuk aborsi), dan lain-lain. Akan tetapi, secara hukum, tidak akan diadakan hukuman mati. Hukuman mati biasanya hanya dilaksanakan di daerah pedalaman Korea di mana adat masih berpengaruh secara kuat.
Pembagian harta warisan dalam budaya ini amatlah adil. Tanpa memperdulikan jenis kelamin, keturunan dari seseorang akan mendapatkan pembagian harta dengan jumlah yang sama dengan saudara-saudaranya. Akan tetapi, dalam prakteknya ini tidak selalu terjadi. Kebanyakan orang tua menyisihkan lebih banyak harta warisan kepada anak tertua mereka.

Budaya Makanan
Dalam budaya Korea , ada satu makanan khas yang memiliki suatu arti yang tidak dimiliki oleh makanan lainnya. Makanan ini disebut kimchi. Di setiap session makanan, ketidakberadaan kimchi akan memberikan kesan tidak lengkap.
Kimchi adalah suatu makanan yang biasanya merupakan sayuran yang rendah kalori dengan kadar serat yang tinggi (misalnya bawang, kacang panjang, selada, dan lain-lain) yang dimasak sedemikian rupa dengan bumbu dan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa yang unik dan biasanya pedas. Dalam kenyataannya (menurut hasil penelitian kesehatan WHO), jenis-jenis kimchi memiliki total gizi yang jauh lebih tinggi dari buah manapun.
Hal yang membuat kimchi menjadi makanan yang spesial ada banyak faktornya. Faktor pertama adalah pembuatannya. Kimchi (dalam hal ini adalah kimchi yang dihidangkan untuk acara-acara spesial, bukan kimchi untuk acara makan biasa dan sehari-hari) dibuat oleh wanita dari keluarga bersangkutan yang mengadakan acara tersebut dan hanya bisa dibuat pada hari di mana acara tersebut dilaksanakan. Semakin banyak wanita yang turut membantu dalam pembuatan kimchi ini, semakin “bermakna” pula kimchi tersebut. Kimchi juga merupakan faktor penentu kepintaran atau kehebatan seorang wanita dalam memasak. Konon katanya, jika seorang wanita mampu membuat kimchi yang enak, tidak diragukan lagi kemampuan wanita tersebut dalam memasak makanan lain. Faktor ketiga adalah asal mula kimchi. Kimchi pada awalnya dibuat oleh permaisuri dari Raja Sejong sebagai hidangan untuk perayaan Sesi.

Kebiasaan / Tradisi, Kesenian, Bahasa

Kebiasaan / Tradisi
Ada sebuah tradisi / kebiasaan yang cukup terkenal di Korea. Tradisi ini dinamakan “sesi custom”. Tradisi sesi dilaksanakan sekali setiap tahun. Sesi adalah sebuah tradisi untuk mengakselerasikan ritme dari sebuah lingkaran kehidupan tahunan sehingga seseorang dapat lebih maju di lingkaran kehidupan tahun berikutnya.
Tradisi sesi dilaksanakan berdasarkan kalender bulan (Lunar Calender). Matahari, menurut adat Korea , tidak menunjukkan suatu karakteristik musiman. Akan tetapi, Bulan menunjukkan suatu perbedaan melalui perubahan fase bulan. Oleh karena itu, lebih mudah membedakan adanya perubahan musim atau waktu melalui fase bulan yang dilihat.
Dalam tradisi sesi, ada lima dewa yang disembah, yaitu irwolseongsin (dewa matahari bulan dan bintang), sancheonsin (dewa gunung dan sungai), yongwangsin (raja naga), seonangsin (dewa kekuasaan), dan gasin (dewa rumah). Kelima dewa ini disembah karena dianggap dapat mengubah nasib dan keberuntungan seseorang.
Pada hari di mana sesi dilaksanakan, akan diadakan sebuah acara makan malam antar sesama keluarga yang pertalian darahnya dekat (orang tua dengan anaknya). Acara makan wajib diawali dengan kimchi dan lalu dilanjutkan dengan “complete food session”.
Ada juga mitos lain dalam memperoleh keberuntungan menurut tradisi Korea, antara lain “nut cracking” yaitu memecahkan kulit kacang-kacangan yang keras pada malam purnama pertama tahun baru, “treading on the bridge” yaitu berjalan dengan sangat santai melewati jembatan di bawah bulan purnama pada malam purnama pertama tahun baru yang katanya dapat membuat kaki kita kuat sepanjang tahun, dan “hanging a lucky rice scoop” yaitu menggantungkan skop (sendok) pengambil nasi di sebuah jendela yang katanya akan memberi beras yang melimpah sepanjang tahun.

Kesenian
Kesenian tradisional di Korea, dalam hal ini musik dan tarian, diperuntukkan khusus sebagai suatu bagian dalam penyembahan “ lima dewa”.
Ada beberapa alat musik tradisional yang digunakan, misalnya hyeonhakgeum (sejenis alat musik berwarna hitam yang bentuknya seperti pipa dengan tujuh buah senar) dan gayageum (alat musik mirip hyeonhakgum tetapi bentuk, struktur, corak, dan cara memainkannya berbeda dan memiliki dua belas buah senar).
Tarian tradisional yang cukup terkenal di Korea antara lain cheoyongmu (tarian topeng), hakchum (tarian perang), dan chunaengjeon (tarian musim semi). Tarian chunaengjeon ditarikan sebagai tanda terima kasih kepada dewa irwolseongsin dan dewa sancheonsin atas panen yang berhasil.

Bahasa
Bahasa yang digunakan di Korea adalah bahasa Korea . Penulisan bahasa Korea dinamakan Hangeul. Hangeul diciptakan oleh Raja Sejong pada abad ke 15. Hangeul terdiri dari 10 huruf vokal dan 14 konsonan yang bisa dikombinasikan menjadi banyak sekali huruf-huruf dalam bahasa Korea . Hangeul sangat mudah dibaca dan dipelajari. Hangeul juga dianggap sebagai bahasa tulisan yang paling sistematik dan scientific di dunia. Berikut adalah contoh Hangeul.

Peninggalan Bersejarah
Di Korea terdapat banyak peninggalan sejarah yang berasal dari masa Dinasti Joseon, seperti Taman Jongmyo yang didalamnya terdapat banyak prasasti-prasasti dan disini biasa dilaksanakan upacara-upacara keagamaan atau mistik yang besar. Ada juga istana-istana Dinasti Joseion antara lain Gyeongbokgung (dibangun pada tahun 1394), Changdeokgung (tidak diketahui kapan dibangun tetapi bangunan ini ditemukan pada tahun 1592), Changgyeonggung (anak istana dari istana Changdeokgung), dan Deoksugung yang saat ini telah dijadikan sebagai kantor Walikota Seoul .

Kimchi

Changgyeonggung

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 2, 2010 in Belajar tentang korea yuUk

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: